logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniMenafsirkan UUD 1945

Menafsirkan UUD 1945

&nbsp Beberapa waktu lalu seorang pemimpin badan di MPR mengatakan salah satu usul yang muncul di MPR adalah penguatan kewenangan MPR untuk menjadi satu-satunya lembaga yang berhak menafsirkan UUD 1945 Usul itu muncul katanya karena Mahkamah Konstitusi hanya berwenang menguji substan

Oleh Jakob Tobing
· 1 menit baca

Beberapa waktu lalu, seorang pemimpin badan di MPR mengatakan, salah satu usul yang muncul di MPR adalah penguatan kewenangan MPR untuk menjadi satu-satunya lembaga yang berhak menafsirkan UUD 1945.

Usul itu muncul, katanya, karena Mahkamah Konstitusi hanya berwenang menguji substansi UU terhadap UUD, tetapi tidak berwenang menafsirkan pasal-pasal UUD 1945 itu sendiri. Usul itu dimaksudkan agar tafsir terhadap UUD 1945 tidak bersifat perseorangan dan memunculkan kerancuan yang meluas (Kompas, 31 Agustus 2018). Tidak jelas apakah usul itu usul perseorangan atau fraksi (-fraksi).

Usul itu kelihatannya sederhana, tetapi sangat prinsipiil karena menjungkirbalikkan prinsip negara hukum yang telah dicapai. UUD 1945 sebagai hukum tertinggi yang harus dipatuhi semua lembaga negara, organ pemerintahan, dan seluruh rakyat, hendak diturunkan kembali ke bawah kendali lembaga politik MPR.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor:
Bagikan
Memuat data..