logo Kompas.id
OpiniTajuk RencanaAkhir Drama Seorang Ratna

Akhir Drama Seorang Ratna

Drama Ratna Sarumpaet yang dikonstruksi media sosial dan kemudian diambil media utama akhirnya berhenti Ujung cerita berakhir antiklimaks Kisah Ratna Sarumpaet yang dicoba dibangun memang begitu dramatis Seorang nenek dianiaya orang tidak dikenal di Bandung Jawa Barat 21 September 2018

· 1 menit baca
Memuat data...
ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA

Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ratna Sarumpaet (kanan) memberikan klarifikasi terkait pemberitaan penganiyaan terhadap dirinya di Kediaman Ratna Sarumpaet, Kawasan Bukit Duri, Jakarta, Rabu (3/10). Dalam konfrensi pers tersebut Ratna Sarumpaet mengaku telah merekayasa kabar terjadi penganiyaan terhadap dirinya pada 21 September 2018 di Bandung, namun sesungguhnya dirinya menemui dokter ahli bedah plastik di Jakarta untuk menyedot lemak di pipi sehingga menimbulkan muka lebam.

Drama Ratna Sarumpaet yang dikonstruksi media sosial dan kemudian diambil media utama akhirnya berhenti. Ujung cerita berakhir antiklimaks.

”Kisah” Ratna Sarumpaet yang dicoba dibangun memang begitu dramatis. Seorang nenek dianiaya orang tidak dikenal di Bandung, Jawa Barat, 21 September 2018. Penganiayaan diskenariokan setelah dia menghadiri konferensi internasional. ”Kisahnya” ramai di media sosial sepuluh hari kemudian. Fotonya viral. Media sosial pun gaduh mengecam. Sejumlah politisi pun mengumpat. Kata-kata keras, bahkan umpatan kasar dan emosional, muncul dari pimpinan DPR dan partai politik.

Editor:
Bagikan
Memuat data..