logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniPerdagangan Adil dan Berkeadilan

Perdagangan Adil dan Berkeadilan

Di akhir KTT APEC 1994 di Bogor Presiden Soeharto mendorong bangsa Indonesia untuk berani melihat kehidup- an antarbangsa yang akan kian terbuka di masa depan Siap atau tak siapbegitu ungkap- an Presiden bangsa Indonesia harus mengha dapi globalisasi ekonomi kata-kata yang populer waktu itu

Oleh Bambang Kesowo
· 1 menit baca

Di akhir KTT APEC 1994 di Bogor, Presiden Soeharto mendorong bangsa Indonesia untuk berani melihat kehidup- an antarbangsa yang akan kian terbuka di masa depan. Siap atau tak siap—begitu ungkap- an Presiden— bangsa Indonesia harus mengha dapi globalisasi ekonomi (kata-kata yang populer waktu itu), dan berani hidup di dalamnya.

Memuat data...
REUTERS/LEAH MILLIS

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjukkan pernyataan pengenaan tarif untuk baja dan aluminium impor. Ia menandatangani pernyataan itu, Kamis (8/3/2018) lalu di Gedung Putih, Washington DC. Inilah salah satu momen awal dari perang dagang dunia.

Bak mantra sihir, kata globalisasi ekonomi kian populer di tengah euforia bangsa-bangsa yang waktu itu baru saja menyelesaikan tujuh tahun perundingan Putaran Uruguay/GATT. Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang juga lahir di akhir perundingan itu selain didesain menjadi badan dan forum resmi perdagangan dunia, juga difungsikan sebagai pengelola seabrek persetujuan yang telah dihasilkan sebelumnya dalam berbagai putaran perundingan di bawah payung Persetujuan Umum tentang Tarif dan Perdagangan (GATT).

Editor:
Bagikan
Memuat data..