logo Kompas.id
OpiniArtikel OpiniPulang ke Rumah

Pulang ke Rumah

Ibarat ada keluarga yang telah lama merantau dan pulang ke rumah hal yang sama saya lihat dalam pemikiran Ki Hajar Dewantara sang pamong bangsa Gagasan-gagasan penting pedagog kritis itu telah kembali ke rumah pendidikan nasional kita Namun eksekusi terhadapnya ternyata masih setengah hati

Oleh DONI KOESOEMA A 
· 1 menit baca
Memuat data...
didie sw

Muhadjir Effendy begitu diangkat sebagai Mendikbud langsung menyadari bahwa roh pendidikan yang ada di Kemdikbud sebenarnya tinggal sepertiga. Bayangkan saja, dari tiga konsep penting pendidikan Ki Hajar, hanya satu yang secara eksplisit menjadi spirit Kemdikbud, yaitu tut wuri handayani. Lantas, ing ngarso sung tulodo dan ing madya mangun karsa selama ini dikemanakan?

Tak heran jika Muhadjir pernah mengungkap keinginannya mengubah nomenklatur Kemdikbud sehingga logonya lengkap mencerminkan pemikiran Ki Hajar. Usulan mengubah nomenklatur ini tentu saja memiliki banyak dampak, bukan hanya dari sisi penamaan, melainkan juga dari sisi pembiayaan, seperti penggantian logo, kop surat resmi, dan papan nama di lembaga pendidikan dan sekolah-sekolah kita. Namun, lebih dari sekadar keinginan mengganti nomenklatur, saya melihat usulan unik Mendikbud ini sebagai pemantik kesadaran publik bahwa ada sesuatu yang hilang dalam kinerja Kemdikbud selama ini.

Editor:
Bagikan
Memuat data..