OpiniSurat PembacaAliran Dana Desa

Aliran Dana Desa

Tulisan Dana Desa Sumber Korupsi Baru seperti yang diungkap Kompas Kamis 382017 menunjukkan bahwa hal ini bukan masalah baru Korupsi dengan memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat desayang berada di luar struktur pemerintahan desaatas berbagai macam aliran dana ternyata sudah berlan

· 1 menit baca

Tulisan ”Dana Desa Sumber Korupsi Baru”, seperti yang diungkap Kompas (Kamis, 3/8/2017) menunjukkan bahwa hal ini bukan masalah baru. Korupsi dengan memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat desa—yang berada di luar struktur pemerintahan desa—atas berbagai macam aliran dana ternyata sudah berlangsung lama. Baik terhadap dana yang berasal dari APBN maupun dari APBD kabupaten/kota dan provinsi.

Kalau sekarang timbul masalah penyalahgunaan dana desa yang berasal dari APBN, lalu bagaimana nasib dana- dana dari APBD kabupaten/kota dan provinsi? Dana yang dikucurkan melalui program dan janji-janji muluk demi kesejahteraan rakyat entah mengalir ke mana, menjadi dana siluman. Yang paling berkompeten dan mengetahui kucuran dana tersebut hanya kepala desa yang kepemimpinannya bersifat otoriter, tidak transparan, serta tidak memfungsikan peran bendahara dan LKMD setempat.

Untuk melibatkan warga setempat sebagai pengawas publik rasanya sulit karena mayoritas warga desa adalah para petani yang sibuk mengurus kebun dan sawah, tidak paham akan liku-liku birokrasi. Di sinilah peran Kemendagri dan Kemendesa serta jajarannya untuk perlu lebih aktif dalam pengawasan hingga ke desa-desa.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Memuat data..