logo Kompas.id
OpiniTajuk RencanaBukan Perwakilan Koruptor

Bukan Perwakilan Koruptor

Dewan Perwakilan Rakyat tentunya bukanlah Dewan Perwakilan Koruptor Yang terhormat wakil rakyat itu dibayar oleh uang rakyat Rencana Panitia Angket DPR untuk KPK bersafari menemui terpidana korupsi di sejumlah lembaga pemasyarakatan di Indonesia sungguh mengusik keadilan warga negara

· 1 menit baca

Dewan Perwakilan Rakyat tentunya bukanlah Dewan Perwakilan Koruptor. ”Yang terhormat” wakil rakyat itu dibayar oleh uang rakyat.

Rencana Panitia Angket DPR untuk KPK bersafari menemui terpidana korupsi di sejumlah lembaga pemasyarakatan di Indonesia sungguh mengusik keadilan warga negara, para pembayar pajak. Seperti dikatakan Wakil Ketua Panitia Angket Risa Mariska dari Fraksi PDI-P, ”Panitia Angket ingin menggali informasi mengenai apa yang mereka rasakan selama menjadi saksi, tersangka, dan terpidana kasus korupsi.” Risa adalah wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Barat VI, yang melingkupi Kabupaten Bogor dan Bekasi dan mendapatkan 25.578 suara di daerah pemilihannya.

Sangat mudah menemui para koruptor di penjara. Mereka pun akan sangat gembira dan sukacita bercerita kepada Panitia Angket soal perlakuan KPK selama menjalani pemeriksaan, selama di tahanan, merasa jadi korban konspirasi, merasa dijebak, dan sejumlah perlakuan tidak manusiawi.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor:
Bagikan
Memuat data..