logo Kompas.id
OlahragaPesepak Bola Perempuan Jadi...
Iklan

Pesepak Bola Perempuan Jadi Sasaran Pelecehan di Media Sosial

Piala Dunia Putri 2023 di Australia dan Selandia Baru menyisakan keprihatinan. Pesepak bola perempuan masih rentan menjadi sasaran pelecehan melalui media sosial.

Oleh
WISNU AJI DEWABRATA
· 3 menit baca
Pemain Australia, Stephanie Catley (kiri), berusaha menahan serangan pemain Denmark, Janni Thomsen, pada laga babak 16 besar Piala Dunia Putri 2023 di Stadion Australia, Sydney, Australia, Senin (7/8/2023). Pesepak bola perempuan pada ajang ini banyak yang menjadi sasaran pelecehan seksual ataupun ancaman melalui media sosial.
AFP/DAVID GRAY

Pemain Australia, Stephanie Catley (kiri), berusaha menahan serangan pemain Denmark, Janni Thomsen, pada laga babak 16 besar Piala Dunia Putri 2023 di Stadion Australia, Sydney, Australia, Senin (7/8/2023). Pesepak bola perempuan pada ajang ini banyak yang menjadi sasaran pelecehan seksual ataupun ancaman melalui media sosial.

Sepak bola belum menjadi tempat yang aman bagi pesepak bola perempuan. Kondisi tersebut tampak dari pemantauan FIFA di media sosial saat berlangsung Piala Dunia Putri 2023 di Australia dan Selandia Baru, Agustus silam. Padahal, kasus pemain tim nasional putri Spanyol, Jenni Hermoso, yang menjadi korban pelecehan seksual saat penyerahan trofi juara Piala Dunia Putri belum lama menghilang.

Menurut FIFA, Senin (11/12/2023), satu dari lima pesepak bola putri menjadi sasaran pelecehan melalui media sosial selama Piala Dunia Putri 2023. Berdasarkan penelusuran mendalam, 150 pesepak bola putri menjadi sasaran diskriminasi, pelecehan, ataupun ancaman dalam Piala Dunia Putri 2023. Tim nasional yang paling banyak menjadi sasaran adalah Amerika Serikat dan Argentina.

Editor:
PRASETYO EKO PRIHANANTO
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000