logo Kompas.id
OlahragaKetika Status Unggulan Sekadar...

Ketika Status Unggulan Sekadar Angka

Status unggulan tak menjamin petenis akan mendapat hasil baik. Dalam persaingan tunggal putri Wimbledon, lima petenis dari sepuluh unggulan teratas tersingkir pada babak pertama dan kedua.

Oleh
YULIA SAPTHIANI
· 1 menit baca
Anett Kontaveit, petenis putri unggulan kedua Wimbledon 2022 asal Estonia, menyeka keringat saat menghadapi Jule Niemeier (Jerman) pada laga babak kedua Wimbledon di London, Inggris, Rabu (29/6/2022). Kontaveit dikalahkan Niemeier dan gagal lolos ke babak ketiga.
AP/KIRSTY WIGGLESWORTH

Anett Kontaveit, petenis putri unggulan kedua Wimbledon 2022 asal Estonia, menyeka keringat saat menghadapi Jule Niemeier (Jerman) pada laga babak kedua Wimbledon di London, Inggris, Rabu (29/6/2022). Kontaveit dikalahkan Niemeier dan gagal lolos ke babak ketiga.

Angka di belakang nama petenis dalam daftar undian Wimbledon menjadi indikator unggulan–dan idealnya sebagai daftar favorit juara–turnamen tersebut. Namun, dalam persaingan Grand Slam di All England Club, London, Inggris, itu, khususnya pada tunggal putri, status unggulan tersebut bagai tanpa makna.

Daftar unggulan dalam Wimbledon 2022 dibuat berdasarkan peringkat dunia yang dikeluarkan sepekan sebelum turnamen, pada 20 Juni. Tahun ini, urutan unggulan tak sepenuhnya sama dengan daftar peringkat dunia karena ketidakhadiran petenis Rusia dan Belarus. Penyelenggara melarang petenis dari kedua negara tersebut untuk ikut bertanding karena serangan Rusia, dibantu Belarus, ke Ukraina.

Editor:
JOHANES WASKITA UTAMA
Bagikan