logo Kompas.id
OlahragaSatgas Menanti SK Perpanjangan...

Satgas Menanti SK Perpanjangan untuk Selesaikan Tugas Investigasi

Setelah membantu LADI lepas dari sanksi WADA pada 2 Februari 2022, Satgas Sanksi WADA masih menyisakan tugas menginvestigasi penyebab timbulnya sanksi. Namun, mereka terganjal SK masa tugas yang berakhir 18 Januari 2022.

Oleh
ADRIAN FAJRIANSYAH
· 1 menit baca
Acara seremoni perubahan nama Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) menjadi Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) seusai konferensi pers mengenai pencabutan sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) kepada LADI secara daring oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jumat (4/2/2022). Dalam pertemuan Komite Eksekutif WADA di Montreal, Kanada, Rabu (2/2/2022) waktu Montreal, WADA mengumumkan, LADI telah dianggap <i>comply </i>(mematuhi aturan). Maka itu, ancaman sanksi yang semula satu tahun berkurang drastis menjadi hanya 3,5 bulan, yakni 7 Oktober 2021-2 Februari 2022.
KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAH

Acara seremoni perubahan nama Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) menjadi Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) seusai konferensi pers mengenai pencabutan sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) kepada LADI secara daring oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jumat (4/2/2022). Dalam pertemuan Komite Eksekutif WADA di Montreal, Kanada, Rabu (2/2/2022) waktu Montreal, WADA mengumumkan, LADI telah dianggap comply (mematuhi aturan). Maka itu, ancaman sanksi yang semula satu tahun berkurang drastis menjadi hanya 3,5 bulan, yakni 7 Oktober 2021-2 Februari 2022.

JAKARTA, KOMPAS — Setelah membantu Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) yang direformasi menjadi Organisasi Anti-Doping Indonesia (IADO) lepas dari sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) per 2 Februari 2022, Satuan Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA sejatinya masih menyisakan tugas untuk menginvestigasi penyebab timbulnya sanksi tersebut.

Namun, mereka belum bisa memulai tugas yang berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo itu karena terganjal surat keputusan (SK) masa tugas yang berakhir 18 Januari lalu.

Editor:
WISNU AJI DEWABRATA
Bagikan