logo Kompas.id
β€Ί
Olahragaβ€ΊPSSI Diminta Lebih Selektif...
Iklan

PSSI Diminta Lebih Selektif dalam Program Naturalisasi

Demi meningkatkan prestasi timnas RI secara cepat, PSSI mengusulkan program naturalisasi sejumlah pemain di Eropa. Namun, pemerintah minta usulan itu dilakukan secara tepat dan benar-benar berdampak positif ke depannya.

Oleh
ADRIAN FAJRIANSYAH
Β· 1 menit baca
Delegasi PSSI, antara lain Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri (paling kiri), pelatih Shin Tae-yong (tengah), dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (paling kanan), berdiskusi sebelum Menpora Zainudin Amali memimpin rapat mengenai rencana PSSI melakukan naturalisasi pemain, Kamis (10/2/2022), di Jakarta.
KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAH

Delegasi PSSI, antara lain Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri (paling kiri), pelatih Shin Tae-yong (tengah), dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (paling kanan), berdiskusi sebelum Menpora Zainudin Amali memimpin rapat mengenai rencana PSSI melakukan naturalisasi pemain, Kamis (10/2/2022), di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS β€” Menjelang Piala AFF 2022 dan babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023, Pelatih Indonesia Shin Tae-yong lewat Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengusulkan naturalisasi sejumlah pemain kepada pemerintah. Menanggapi usulan itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali meminta PSSI agar selektif memilih pemain agar tidak mengulangi kegagalan program naturalisasi di masa lalu.

”Saat ini, saya hati-hati sekali dengan naturalisasi. Kalau tidak terpaksa sekali, saya tidak menyetujuinya. Sebab, ini hanya untuk jangka pendek. Yang utama adalah membangun fondasi pembinaan sepak bola nasional, seperti tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional,” ujar Zainudin dalam konferensi pers seusai rapat koordinasi dengan PSSI terkait rencana naturalisasi pemain, Kamis (10/2/2022), di Jakarta.

Editor:
YULVIANUS HARJONO
Bagikan