logo Kompas.id
OlahragaKepak Doa dari Ngemplak

Kepak Doa dari Ngemplak

Ribuan kilometer dari Singapura, tempat pertandingan final piala AFF, ibunda Evan Dimas dan warga RW 005 Ngemplak, Made, Sambikerep, Surabaya, Jawa Timur, berdoa bersama untuk keberhasilan tim ”Garuda”.

Oleh
AMBROSIUS HARTO
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/BeNvn88nTgCBBog6wlsqEswLLw8=/1024x768/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F12%2FWhatsApp-Image-2021-12-29-at-21.34.30-1_1640789193.jpeg
KOMPAS/AMBROSIUS HARTO

Ana Darmono (kiri) dan warga memanjatkan doa saat bersama menonton siaran leg pertama final Piala AFF di Balai RW 005 Ngemplak, Made, Sambikerep, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/12/2021) malam. Indonesia kalah 0-4 dari Thailand sehingga hampir mustahil membalik keadaan di leg kedua untuk menjadi juara.

Ana Darmono, ibunda Evan Dimas, dan kalangan warga terus memanjatkan doa saat bersama-sama menonton siaran final Piala AFF di Balai RW 005 Ngemplak, Made, Sambikerep, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/12/2021) malam. Mereka berdoa agar Indonesia berhasil, apa pun rintangannya.

Doa itu dipanjatkan dari ribuan kilometer lokasi laga. Tepatnya di tepi perumahan Citraland yang dijuluki ”Singapura ala Surabaya”.  Malam itu di hadapan mereka terpampang layar besar yang memperlihatkan pertarungan dua tim nasional, yakni Indonesia kontra Thailand. Rabu malam itu merupakan leg pertama final Piala AFF dari Singapura.

Editor:
Siwi Yunita
Bagikan