logo Kompas.id
OlahragaPetaka Performa Pasif ”Les Parisiens”

Petaka Performa Pasif ”Les Parisiens”

Memiliki barisan penyerang terbaik dunia, seperti Lionel Messi dan Neymar, bukan jaminan Paris Saint-Germain bisa tampil perkasa di Liga Champions. Mereka justru tidak pernah bisa menang di laga tandang pada musim ini.

Oleh Muhammad Ikhsan Mahar
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/PAUL ELLIS

Ekspresi kekecewaan trisula penyerang Paris Saint-Germain, yakni Lionel Messi (kiri), Kylian Mbappe (tengah), dan Neymar Jr, setelah gawang mereka dibobol Manchester City pada lanjutan penyisihan Grup A Liga Champions Eropa di Stadion Etihad, Inggris, Kamis (25/11/2021) dini hari WIB. City menang 2-1 pada laga itu.

MANCHESTER, KAMIS — Paris Saint-Germain gagal menunjukkan performa yang sebanding kualitas dan nama-nama besar para pemainnya ketika menghadapi Manchester City pada lanjutan penyisihan Grup A Liga Champions Eropa di Stadion Etihad, Inggris, Kamis (25/11/2021) dini hari WIB. ”Les Parisiens” tampil sangat pasif, defensif, dan cenderung menggantungkan gol pada kemampuan individu trisula penyerangnya.

Laga City versus PSG adalah duel dua tim bergelimang harta yang seharusnya menampilkan permainan menarik dan kaya gol. Merujuk data Transfermarkt, City merupakan tim dengan nilai jual pemain tertinggi di Liga Champions musim ini, yaitu 1,08 miliar euro atau Rp 18,73 triliun. PSG berada di peringkat kedua dengan nilai 990,2 juta euro (Rp 17,21 triliun).

Editor: Yulvianus Harjono
Bagikan