logo Kompas.id
β€Ί
Olahragaβ€ΊBen Simmons dan Opera Sabun...

Ben Simmons dan Opera Sabun Tanpa Ujung

Ben Simmons telah berubah dari sosok pahlawan kota Philadelphia jadi musuh bersama para pendukung 76ers. Dramanya terus berlanjut pada awal musim ini.

Oleh
KELVIN HIANUSA
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/8Unwjm5wy-Ng1gGZ8k_RGNFD2hk=/1024x743/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F10%2Fbs03_1635082355.jpg
AFP/CHRISTIAN PETERSEN/GETTY IMAGES

Pada arsip foto 13 Februari 2021 ini, point guard Philadelphia 76ers, Ben Simmons, mengoper bola pada laga NBA melawan Phoenix Suns di Phoenix Suns Arena, Phoenix, Arizona. Krisis antara Simmons dan klub bertambah panjang setelah Simmons mengaku mengalami tekanan mental.

Kegagalan Philadelphia 76ers di playoff musim lalu menyebabkan luka dalam yang berbuntut panjang hingga awal musim ini. Kambing hitam kekalahan itu, Ben Simmons, terjebak dalam sengkarut drama. Simmons, yang dijadikan sasaran kemarahan pendukung, sangat ingin hengkang secepat mungkin, tetapi dia justru tertahan di klub.

Simmons sama sekali tidak terlihat di lapangan dalam dua laga perdana 76ers musim ini. Di laga pertama melawan New Orleans Pelicans pada Kamis (21/10/2021), dia tidak bisa tampil karena masih menjalani skors dari klub. Skors itu akibat tindakannya saat latihan yang tidak serius mengikuti instruksi pelatih Doc Rivers.

Editor:
Johan Waskita
Bagikan