logo Kompas.id
OlahragaInsiden yang Mematangkan Verstappen

Insiden yang Mematangkan Verstappen

Max Verstappen selalu meyakini dirinya bisa mengalahkan siapa saja di lintasan balap. Dia tidak akan bertarung mati-matian, tetapi darah mudanya masih mudah mendidih sehingga kadang membalap terlalu agresif dan ceroboh.

Oleh AGUNG SETYAHADI
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/ANDREJ ISAKOVI

Mobil yang dikemudikan pebalap Red Bul, Max Verstappen (kanan), dan mobil yang dikemudikan pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, mengalami kecelakaan dalam balapan Formula 1 seri Italia di Sirkuit Monza, Minggu (12/9/2021).

LONDON, SELASA — Max Verstappen tidak pernah jauh dari kontroversi sebagai konsekuensi dari gaya membalapnya yang agresif. Dia memiliki catatan panjang persaingan panas dengan sejumlah pebalap, seperti Charles Leclerc sejak di ajang gokar, perselisihan dengan Lance Stroll, serta persaingan panas dengan Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton. Namun, karakter pebalap muda Red Bull yang meledak-ledak itulah yang menghidupkan balapan Formula 1.

Insiden antara Verstappen dan Hamilton dalam balapan di Sirkuit Monza akhir pekan lalu, sekilas memang seperti kecelakaan balapan biasa, seperti diyakini oleh Kepala Tim Red Bull Christian Horner. Namun, tim steward menilai Verstappen melakukan kesalahan dengan memaksa masuk untuk mendahului Hamilton di chicane tikungan 1 dan 2. Verstappen tidak memiliki ruang yang cukup hingga ban menabrak kerb sosis dan melenting ke atas mobil Hamilton.

Editor: Wisnu Aji Dewabrata
Bagikan
Memuat data..