logo Kompas.id
β€Ί
Olahragaβ€ΊMenjaga Asa Kebangkitan Jepang...
Iklan

Menjaga Asa Kebangkitan Jepang sebagai Tuan Rumah Olimpiade Tokyo 2020

Olimpiade Tokyo 2020 menjadi momentum untuk menunjukkan kebangkitan Jepang kepada dunia. Olimpiade juga diharapkan menumbuhkan semangat dan harapan warga Jepang dalam menghadapi situasi pandemi yang tidak menentu.

Oleh
Debora Laksmi Indraswari
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/hIBN3jWjIzfS9WMjy3kiS8ddIGQ=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F03%2Ffae24218-ea72-4fa7-b1d3-f7abc2e279f5_jpg.jpg
POOL/AP/KIM KYUNG HOON

Aktris Jepang, Satomi Ishihara (kedua dari kanan), dan atlet paralimpik, Aki Taguchi, menyalakan api pada kaldron obor Olimpiade Tokyo 2020 di Naraha, Prefektur Fukushima, Jepang, Kamis (25/3/2021). Kirab obor Olimpiade Tokyo telah dimulai untuk perjalanan selama 121 hari melintasi Jepang.

Olimpiade Tokyo 2020 memiliki arti penting bagi Jepang. Pesta olahraga terbesar ini menjadi momen untuk menunjukkan kebangkitan Jepang setelah mengalami stagnasi ekonomi dan berbagai bencana. Namun, agenda besar ini berada di ambang pertaruhan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang memburuk.

Sepuluh tahun lalu, tepatnya pada 2 September 2011, Tokyo (Jepang) bersama lima kota lain, yaitu Baku (Azerbaijan), Doha (Qatar), Istanbul (Turki), Madrid (Spanyol), dan Roma (Italia), mengajukan diri untuk mengikuti seleksi calon tuan rumah Olimpiade 2020. Sejak saat itu, keenam kota tersebut harus bersaing untuk mendapatkan penilaian tertinggi melalui dua tahapan prosedur pemilihan kota tuan rumah Olimpiade musim panas.

Editor:
yogaprasetyo
Bagikan