logo Kompas.id
OlahragaMagnet Baru Jendela Transfer...

Magnet Baru Jendela Transfer Eropa

Setelah Piala Eropa 2020, sejumlah pemain menjadi magnet baru di jendela transfer liga "top" Eropa. Namun, impian sejumlah klub untuk merekrut bintang muda tidak mudah karena terganjal harga tinggi dan komitmen pemain.

Oleh
MUHAMMAD IKHSAN MAHAR
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/yJGT_-6SAOjUgWgoJ3xiCxUFW7M=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F07%2F005e4719-4574-4d61-97ca-26fbe4d27126_jpg.jpg
AP/FACUNDO ARRIZABALAGA/POOL

Penyerang sayap Italia, Federico Chiesa (kiri), berebut bola dengan pemain Spanyol, Jordi Alba, pada laga semifinal Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB. Chiesa mencetak satu gol buat Italia pada waktu normal 90 menit laga itu. Laga lalu dilanjutkan dengan adu penalti.

Penampilan memukau di gelaran Piala Eropa 2020 mendongkrak harga pasar sejumlah pemain muda. Turnamen antarnegara Eropa itu ibarat sebuah etalase bagi para bintang baru untuk menarik minat banyak klub. Tidak hanya klub yang terang-terangan mengungkapkan ketertarikan, para fans juga menjadi pencari bakat “dadakan” yang mendesak tim kesayangannya membeli pemain tertentu.

Federico Chiesa (23), penyerang sayap Italia, adalah salah satu pemain yang meraih decak kagum di Piala Eropa 2020. Chiesa menjadi salah satu pencetak gol terbanyak tim Italia dengan sumbangan dua gol. Sepasang gol itu diciptakan pemain Juventus itu di fase gugur Piala Eropa 2020 ketika menghadapi Austria dan Spanyol.

Editor:
Yulvianus Harjono
Bagikan