logo Kompas.id
OlahragaInggris Tidak Perlu Menangis Histeris

Inggris Tidak Perlu Menangis Histeris

Kekalahan selalu beriringan dengan rasa kecewa, marah, dan sedih. Namun, publik Inggris tidak punya alasan untuk hal tersebut. Mereka dinanti masa depan cerah dengan tim berbakat saat ini.

Oleh KELVIN HIANUSA
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/POOL/FACUNDO ARRIZABALAGA

Pemain timnas Inggris Jadon Sancho (kanan) gagal mencetak gol setelah tendangannya pada adu penalty ditahan kiper Italia Gianluigi Donnarumma (kiri), dalam laga final Piala Eropa di Stadion Wembley, London, pada Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Pada laga itu, Italia mengalahkan Inggris melalui adu penalti dengan skor 3-2, setelah imbang 1-1 selama 120 menit.

Ada tiga hal yang pasti di dalam kehidupan, kata bapak bangsa Amerika Serikat, Benjamin Franklin. Yaitu, hidup itu sendiri, kematian, dan pajak. Sama seperti hal-hal absolut ini, begitu juga nasib tim nasional Inggris ketika menghadapi adu penalti dalam perjalanan juara di turnamen besar.

Atmosfer kekecewaan kembali menutupi Stadion Wembley, pada Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Kisah klasik dari masa lalu lagi-lagi terulang. Inggris kalah dalam adu penalti, kali ini dari Italia di final Piala Eropa 2020.

Editor: Emilius Caesar Alexey
Bagikan