logo Kompas.id
OlahragaPuncak Keletihan Para "Robot" ...

Puncak Keletihan Para "Robot" Sepak Bola

Mayoritas pemain-pemain dari tim Eropa datang dengan kondisi fisik mengkhawatirkan. Jumlah waktu bermain yang sangat banyak di klub bisa berakumulasi menjadi petaka di Piala Eropa.

Oleh
KELVIN HIANUSA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/k77-e5kFREctmFz4MR1ggzxkAOk=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F06%2Feur06_1623431079.jpg
FERENC ISZA / AFP

Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, mengikuti sesi latihan timnas Portugal di Stadion Illovszky Rudolf, Budapest, Hongaria, Kamis (10/6/2021). Padatnya jadwal kompetisi membuat mayoritas pemain mengikuti Piala Eropa 2020 yang dimulai 11 Juni dengan kondisi fisik tak prima.

Cristiano Ronaldo terkapar tidak berdaya di lapangan. Pemain yang sangat maskulin ini meringis kesakitan. Dia memegangi lututnya. Tidak lama setelah itu, sang bintang terpaksa digantikan ketika laga final Piala Eropa 2016 baru berlangsung  25 menit.

Cedera itu terukir abadi dalam sejarah. Seusai diganti, Portugal justru menjadi juara Piala Eropa tanpa sang kapten di lapangan. Ronaldo turut berpesta merayakan gelar juara turnamen besar antarnegara pertama baginya, meski hanya membantu tim dari pinggir lapangan.

Editor:
Johan Waskita
Bagikan