logo Kompas.id
OlahragaPenantian Panjang Lahirnya Penerus Greysia Polii

Penantian Panjang Lahirnya Penerus Greysia Polii

Sejumlah kendala membuat regenerasi pebulu tangkis ganda putri lebih lambat dari nomor lainnya. Perlu waktu untuk menghasilkan penerus Greysia Polii, pemain ganda putri terbaik Indonesia saat ini.

Oleh YULIA SAPTHIANI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Greysia Polii (kanan) dan Apriyani Rahayu di podium juara setelah mengalahkan ganda putri Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen, pada laga final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, 19 Januari 2020. Perlu waktu untuk melahirkan penerus Greysia, pemain putri paling senior di pelatnas bulu tangkis Cipayung.

Penggemar bulu tangkis Indonesia harus menanti lebih lama untuk melihat lahirnya ”Greysia Polii” baru. Hingga dua tahun mendatang, skuad pelatnas nomor ganda putri masih dalam proses melahirkan dan mematangkan penerus pemain ganda putri paling senior tersebut.

Saat ini, Indonesia hanya memiliki Greysia/Apriyani Rahayu sebagai pasangan yang aktif bertanding pada posisi 30 besar dunia. Sebagai salah satu negara dengan kekuatan besar di bulu tangkis dunia, jumlah itu yang paling sedikit dibandingkan dengan negara besar lain.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Johanes Waskita Utama
Memuat data..