logo Kompas.id
OlahragaPekan Tumbangnya Rekor-rekor Dunia Lari Jarak Jauh

Pekan Tumbangnya Rekor-rekor Dunia Lari Jarak Jauh

Dua rekor dunia lari jarak jauh terpecahkan secara beruntun akhir pekan lalu. Hal Itu melanjutkan estafet pemecahan rekor lari jauh sejak awal tahun lalu. Tren itu menjadi sinyal positif lari jauh menuju Olimpiade Tokyo.

Oleh ADRIAN FAJRIANSYAH
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/MUSTAFA ABUMENES

Pelari Kenya, Ruth Chepngetich, menyentuh finis maraton putri di Kejuaraan Atletik Dunia IAAF 2019 di Doha, Qatar, Jumat (27/9/2019) waktu setempat.

TURKI, SENIN — Dua rekor dunia lari terukir beruntun sepanjang akhir pekan lalu, yaitu lari 5 kilometer di Inggris (Sabtu, 3/4/2021) dan ajang lari setengah maraton di Turki (Minggu, 4/4). Terukirnya dua rekor baru itu melanjutkan estafet pemecahan rekor dunia lari jarak jauh sejak awal tahun lalu. Hal itu menjadi sinyal bakal ketatnya persaingan lari jarak jauh di Olimpiade Tokyo 2020, Juli-Agustus mendatang.

Juara dunia maraton 2019 asal Kenya, Ruth Chepngetich, mengukir rekor dunia setengah maraton putri dengan waktu 1 jam 4 menit 2 detik di Kejuaraan Dunia Setengah Maraton Istanbul, Turki, Minggu. Waktu yang dicatat pelari berusia 26 tahun itu lebih cepat 29 detik dari rekor sebelumnya milik pelari Etiopia, Ababe Yeshaneh, dengan 1 jam 4 menit 31 detik di Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab, 21 Februari 2020.

Editor: Yulvianus Harjono
Bagikan
Memuat data..