logo Kompas.id
OlahragaAkhir Kisah "Gelembung" NBA

Akhir Kisah "Gelembung" NBA

“Gelembung” NBA yang membawa harapan sekaligus rasa frustasi tidak akan ada lagi musim depan. Semua tim akan kembali menggelar laga di arena masing-masing.

Oleh
KELVIN HIANUSA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/Zatm0YLaKNeg2Sl8sMdKjNXBeMw=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F12%2FHeat-Raptors-Basketball_93585655_1608554510.jpg
AP PHOTO/CHRIS O'MEARA

GUard Toronto Raptors Fred VanVleet (23) dilanggar oleh forward Miami Heat KZ Okpala (4) dalam pertandingan pramusim NBA di Amalie Arena, Tampa, Florida, Jumat (18/12/2020). Toronto Raptors, tim asal Kanada itu, terpaksa menggunakan Amalie Arena di Tampa sebagai kandang karena pemerintah Kanada melakukan pembatasan perjalanan luar negeri akibat pandemi Covid-19.

Nasib berbeda dijalani tim raksasa Wilayah Timur NBA, Toronto Raptors. Saat tim-tim lain akan kembali berlaga di markas sendiri musim depan, tim asal Kanada ini justru terpaksa meminjam kandang sementara, di tempat yang berjarak sekitar 2.000 kilometer dari Arena Scotiabank, “rumah” asli mereka.

Mereka pindah sementara dari Arena Scotiabank, Toronto, Kanada ke Arena Amalie, Tampa, Florida. Perpindahan yang kira-kira setara dengan jarak tiga kali lipat perjalanan Jakarta-Surabaya, mesti dijajaki demi mengikuti format NBA musim depan.

Editor:
Wisnu Aji Dewabrata
Bagikan