logo Kompas.id
OlahragaKemanusiaan ”Si Tangan Tuhan”

Kemanusiaan ”Si Tangan Tuhan”

Maradona dipuja-puja dan dikultuskan laiknya seorang ”Tuhan”. Jutaan pengikutnya pun melepas kepergiannya dengan lautan air mata. Padahal, di balik kehebatannya, Maradona sejatinya manusia biasa, penuh kekhilafan.

Oleh KELVIN HIANUSA / DOMINICUS HERPIN DEWANTO PUTRO
· 1 menit baca
Memuat data...
ALEJANDRO PAGNI / AFP

Altar penghormatan terakhir kepada Diego Armando Maradona diadakan para penggemarnya di kawasan Stadion Diego Armando Maradona milik klub Argentinos Junior di La Paternal, Buenos Aires. Klub itu pernah dibela Maradona saat mengawali kariernya sebagai pesepak bola.

Lautan air mata menggenangi area luar Stadion La Bombonera, markas Boca Juniors, yang pernah menjadi saksi bisu keajaiban dari sepasang kaki Diego Armando Maradona, Kamis (26/11/2020) waktu Indonesia. Ribuan orang berkumpul dengan sesak di dada, mengiringi kepergian ”Si Tangan Tuhan”.

Pemandangan di stadion kota Buenos Aires, Argentina, itu mewakili duka seisi negara. Saking besarnya sosok Maradona, Presiden Argentina Alfredo Fernandez sampai menetapkan hari berkabung nasional selama tiga hari. Jutaan orang di sejumlah tempat sebagian membawa spanduk bertuliskan ”D10S” alias dios atau Tuhan mengiringi kepergiannya ke keabadian.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yulvianus Harjono
Memuat data..