logo Kompas.id
OlahragaProgram Latihan Atlet Perlu Disesuaikan

Program Latihan Atlet Perlu Disesuaikan

Pelatih perlu kreatif menciptakan program latihan agar kemampuan teknik atlet tidak menurun saat berlatih di rumah selama pandemi Covid-19.

Oleh ADRIAN FAJRIANSYAH
· 1 menit baca
Memuat data...
HUMAS PP PBSI

Dua pemain ganda putr, Greysia Polii (kiri) dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, bersama para pemain lainnya yang mengikuti All England, berlatih terpisah di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (19/3/2020). Saat itu mereka menjalani isolasi mandiri selama dua pekan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19).

JAKARTA, KOMPAS – Di tengah wabah Covid-19, Kementerian Pemuda dan Olahraga mendorong pengurus cabang olahraga membuat program latihan yang optimal dengan menyesuaikan kondisi. Jika tidak, atlet hanya berlatih dalam ruangan dan cenderung hanya menjaga kebugaran. Kalau wabah kian panjang, atlet Indonesia akan tertinggal dengan atlet negara lain yang tetap berlatih optimal dengan program yang kreatif.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto dihubungi dari Jakarta, Minggu (3/5/2020), mengatakan, Kemenpora meminta pelatnas semua cabang tidak berhenti walaupun terjadi wabah Covid-19, terutama cabang yang disiapkan menuju Olimpiade Tokyo 2020 yang ditunda ke 2021. Apalagi Kemenpora pun memastikan honor atau gaji untuk para atlet dan pelatih tidak dihentikan.

Editor: Johanes Waskita Utama
Bagikan
Memuat data..