logo Kompas.id
OlahragaRuang Evolusi Guardiola

Ruang Evolusi Guardiola

Di tengah pembekuan kompetisi sepak bola, menjalani karantina bisa menjadi momen yang menyebabkan frustrasi. Namun, kekhawatiran itu tidak berlaku bagi manajer yang fanatik terhadap taktik, Josep ”Pep” Guardiola.

Oleh
KELVIN HIANUSA
· 1 menit baca
Memuat data...
AFP/OLI SCARFF

Manajer Manchester City Pep Guardiola (tengah) menyapa pemainnya, bek Angelino (kiri) dan penyerang Raheem Sterling (kanan), stelah timnya kalah 1-2 dari rival sekota, Manchester United, pada pertandingan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Minggu (8/12/2019) dini hari.

Di tengah pembekuan kompetisi sepak bola, menjalani karantina mandiri bisa menjadi momen frustrasi. Namun, kekhawatiran itu tidak berlaku bagi manajer yang fanatik terhadap taktik, Josep ”Pep” Guardiola. Dengan kegeniusannya, waktu tak berharga bisa disulap menjadi ruang penemuan taktik revolusioner.

Sejarah membuktikan, waktu luang dan kesempatan menyendiri adalah momen terbaik evolusi taktik Guardiola. Kala menukangi Barcelona (2008-2012), dia selalu menghabiskan waktu menyendiri di rubanah klub beberapa hari sebelum pertandingan.

Editor:
Wisnu Aji Dewabrata
Bagikan