logo Kompas.id
OlahragaSrikandi yang Tegak Berdiri Sendiri

Srikandi yang Tegak Berdiri Sendiri

Setelah tiga tahun memajukan bola basket putri nasional, Piala Srikandi terancam hilang musim depan. Perbasi berencana membuat kompetisi serupa yang masih belum jelas konsepnya.

Oleh KELVIN HIANUSA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/KELVIN HIANUSA

Pemain Merpati Bali Tania Rasidi berupaya melewati hadangan pemain-pemain GMC Cirebon pada seri kedua Piala Srikandi, pada Rabu (12/2/2020), di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Kompetisi bola basket putri tertinggi di Tanah air ini terancam tidak lagi diselenggarakan mulai tahun depan.

Waktu pertandingan tersisa 12 detik. Papan skor menunjukkan keunggulan Scorpio Jakarta atas Merpati Bali, 46-45. Pelatih kedua tim tampak tegang. Diikuti penonton yang mulai berdiri menanti kejutan dari penguasaan bola terakhir milik Merpati.

Guard Merpati Agustin Gradita Retong membawa bola melalui garis tengah lapangan. Agustin melihat pergerakan menusuk ke bawah ring dari kapten tim Kadek Pratita Citta Dewi. Di sisa waktu 3 detik, Citta yang dijaga dua pemain Scorpio, melepaskan tembakan dari bawah ring.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Johanes Waskita Utama
Bagikan
Memuat data..