logo Kompas.id
OlahragaWisata Olahraga Lari Indonesia Berpotensi

Wisata Olahraga Lari Indonesia Berpotensi

JAKARTA KOMPAS &mdash Wisata olahraga lari Indonesia dinilai berpotensi Namun berbagai kalangan terutama penggiat lari menilai potensi itu belum dikelola dengan maksimal Fenomena itu diulas dalam talk show Sharing with Communities Sport Tourism Experience yang digelar Bank Jateng dan h

· 3 menit baca

JAKARTA, KOMPAS — Wisata olahraga lari Indonesia dinilai berpotensi. Namun, berbagai kalangan, terutama penggiat lari, menilai potensi itu belum dikelola dengan maksimal. Fenomena itu diulas dalam talk show "Sharing with Communities: Sport Tourism Experience" yang digelar Bank Jateng dan harian Kompas di Jakarta, Selasa (6/6). Bincang-bincang itu acara pendahuluan "Bank Jateng Borobudur Marathon 2017". Maraton Borobudur adalah lomba lari tahunan sejak 1989. Lomba itu menjadikan Candi Borobudur dan rute lari di Taman Lumbini Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur sebagai daya tariknya. Bincang-bincang pada Selasa merupakan acara pendahuluan menuju Maraton Borobudur yang digelar pada 19 November 2017. Juara lomba lari Lintas Sumbawa 2017 sejauh 320 kilometer, Eni Rosita, menilai, menikmati keindahan alam selalu menjadi motivasinya berlari. Eni juga menyebut, para pelari ultra mancanegara mau jauh-jauh berlari di Indonesia juga karena ingin menikmati alam Indonesia. "Di lomba lari Rinjani 100, saya bertemu turis Jerman yang berwisata tanpa niat berlari. Sesampainya di Rinjani, barulah ia tahu ada lomba lari Rinjani 100. Ia lalu memilih turut berlomba lari untuk menikmati keindahan alam Gunung Rinjani," kata Eni. Akses informasi Pelari ultra yang juga Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia Nicky Hogan berpengalaman berlomba lari di sejumlah negara Eropa dan Amerika. Dari pengalaman itu, Nicky menyebut Indonesia berpotensi menjadi tujuan wisata olahraga lari. Hogan menuturkan, banyaknya pengalaman berlomba lari di sejumlah negara itu dilakukannya di sela perjalanan dinas. "Jadi bukan karena saya ke luar negeri untuk berlomba lari. Kalau saya pergi ke Amerika Serikat, misalnya, saya buka runningintheusa.com yang memuat kalender lomba lari di semua negara bagian. Tidak semua lomba digelar mewah. Beberapa bahkan boleh disebut lomba kelas kampung, tapi diselenggarakan dengan bagus. Indonesia bisa menata jadwal semua lomba lari agar mudah diakses dan tidak berbarengan," kata Nicky. Pendaftaran dibukaRegnata Revi Fayola yang sudah berlomba lari di sejumlah negara menuturkan, lomba lari bisa menggarap berbagai aspek. "Pekan lalu saya ikut lomba lari di Thailand yang hari pertama lombanya dikhususkan bagi anak-anak yang berlomba didampingi orangtua. Pada hari kedua baru orangtuanya konsentrasi berlomba. Malaysia punya lomba maraton berseri di beberapa negara bagiannya dan peserta yang ikut seluruh seri menerima medali berbeda. Jika dibenahi, potensi Maraton Borobudur lebih besar," kata Regnata. Kualitas penyelenggaraan Maraton Borobudur pun tengah dibenahi, antara lain dengan pembatasan peserta 10.000 pelari dan pengurangan nomor lomba. Pendaftaran dilakukan melalui surel info@borobudurmarathon.co.id dan dibuka dalam beberapa gelombang. Pendaftaran komunitas lari (10-30 pelari) dibuka 6-9 Juni 2017. Pendaftaran kelompok (5-20 pelari) dibuka 10-17 Juni 2017. Pendaftaran pelari perorangan 10 Juni-25 Agustus, tapi ditutup lebih awal jika kuota 10.000 pelari sudah terisi. (ROW)

Editor:
Bagikan
Memuat data..