logo Kompas.id
OlahragaSepi Pemecahan Rekor di Hari...

Sepi Pemecahan Rekor di Hari Keempat Lomba

Oleh
· 3 menit baca

JAKARTA, KOMPAS — Hari keempat kompetisi renang Singapore National Age Group (SNAG) Ke-48, Jumat (17/3), sepi pemecahan rekor nasional. Di lima nomor yang digelar hingga final, perenang Indonesia hanya menjadi yang terbaik di nomor 100 meter gaya kupu-kupu dengan Triady Fauzi Sidiq sebagai pemenang.Di babak superfinal, Triady menjadi yang tercepat di nomor 100 meter gaya kupu-kupu dengan waktu 53,50 detik. Meski demikian, catatan waktunya itu masih belum mendekati catatan waktu terbaiknya, 52,77 detik, yang dibuat di kejuaraan Malaysia Terbuka, 7 Mei 2016.Menurut pelatih Nizarudin, saat ini Triady masih menjalani program latihan berat. "Sejak PON (2016) catatan waktunya stabil. Diharapkan nanti bisa meningkat di Islamic Solidarity Games di Azerbaijan, Mei. Kami akan terus meningkatkan endurance dia," ujarnya.Perenang 20 tahun Aflah Fadlan Prawira yang sehari sebelumnya dua kali memecahkan rekornas di nomor 400 meter gaya bebas, dari 3 menit 58,52 detik menjadi 3 menit 58,05 detik kemudian menjadi 3 menit 55,88 detik, kemarin berlaga di nomor 400 meter gaya ganti. Namun, perenang asal Bandung itu belum mampu mendekati rekornas di nomor itu atas nama Albert C Sutanto dengan waktu 4 menit 25,19 detik. Di babak penyisihan, Fadlan juga belum bisa mendekati catatan waktu terbaiknya di nomor itu, 4 menit 27,90 detik. Dia menyelesaikan kualifikasi dengan 4 menit 31,55 detik. Fadlan baru bisa memperbaiki catatan waktu terbaiknya di babak superfinal, menjadi 4 menit 27,19 detik, dan menempati posisi ketiga.Pemenang di nomor ini adalah perenang Jepang 17 tahun, Shuya Matsumoto, dengan 4 menit 24,63 detik. Posisi kedua direbut perenang Singapura, Sheng Jun Pang, 4 menit 25,91 detik.Ressa tertinggalDi nomor 200 meter gaya bebas putri, perenang Ressa Kaniadewi dan Sagita Putri Krisdewanti belum bisa bersaing. Ressa tertinggal hampir 3 detik dari perenang tercepat Ting Wen Quah dari Singapura dengan 2 menit 01,79 detik. Ressa, 23 tahun, pemegang rekornas di nomor itu dengan 2 menit 03,58 detik yang dibuat di PON Jabar 2016, kemarin mencetak waktu 2 menit 04,70 detik. Sementara Sagita, 19 tahun, menyelesaikan lomba dengan 2 menit 06,64 detik. Dominasi para perenang Singapura di nomor ini menjadi "peringatan keras" bagi Ressa dan Sagita.Di nomor 100 meter gaya dada putra, wakil Indonesia, Gagarin Nathaniel Yus, Indra Gunawan, Dennis Josua Tiwa, dan Ilham Ahmad Turmudzi, juga masih kalah cepat dari perenang Thailand, Malaysia, dan Singapura.Gagarin menjadi yang terbaik di antara perenang Indonesia dengan 1 menit 03,07 detik. Indra yang memegang rekornas di nomor ini, 1 menit 01,92 detik, yang dibuat di SEA Games Laos 2009, menyelesaikan lomba dengan 1 menit 04,62 detik. Pemenang di nomor ini adalah Radomyos Matjiur asal Thailand dengan 1 menit 02,71 detik, diikuti Fu Kang Wong (Malaysia) dengan 1 menit 02,73 detik.Di nomor 200 meter gaya kupu-kupu putri, Adinda Larasati finis kedua dengan 2 menit 16,87 detik. Jing Wen Quah dari Singapura tercepat dengan 2 menit 16,64 detik. (OKI)

Editor:
Bagikan