logo Kompas.id
OlahragaTiga Rekornas Baru dari Singapura

Tiga Rekornas Baru dari Singapura

Oleh
· 3 menit baca

JAKARTA, KOMPAS — Tiga rekor nasional renang kembali dipecahkan para perenang muda Indonesia di ajang Singapore National Age Group (SNAG), Kamis (16/3). Tiga rekornas baru itu tercipta di nomor 400 meter gaya bebas putra, 400 meter gaya ganti perseorangan putri, dan 4 x 200 meter estafet putri.Di nomor 400 meter gaya bebas putra, Aflah Fadlan Prawira (20) memecahkan rekornas atas namanya sendiri, dari 3 menit 58,52 detik yang dibuat di ASEAN University Games Singapura, Juli 2016, menjadi 3 menit 58,05 detik di babak penyisihan. Fadlan gagal memperbaiki waktu di babak superfinal dengan catatan 3 menit 58,88 detik. Perenang terbaik di nomor itu adalah Welson Sim dari Malaysia dengan 3 menit 52,89 detik."Saya bersyukur di SNAG mampu memecahkan dua rekornas di nomor jarak jauh andalan saya, 800 dan 400 meter gaya bebas. Saya berenang enak, nggak capek di OCBC Pool ini. Padahal, saya masih menjalani menu latihan yang cukup berat dari coach David Armandoni," ujar Fadlan.Adapun Azzahra Permatahani (15) memecahkan rekor di nomor 400 meter gaya ganti perseorangan putri dari 4 menit 54,21 detik yang dibuat di Kejuaraan Asia di Jepang, November 2016, menjadi 4 menit 53,99 detik.Azzahra, yang dilatih di pelatnas Bali oleh pelatih David Armandoni serta asisten pelatih Omar, Donny, dan Nizar, membuat rekornas baru itu di babak superfinal. Pada babak penyisihan, Azzahra mencetak waktu 4 menit 55,30 detik. Pemenang di nomor ini adalah perenang Thailand, Piangkhwan Pawapotako (21), dengan 4 menit 52,01 detik. Satu rekor lainnya dipecahkan tim 4 x 200 meter estafet gaya bebas putri yang terdiri dari perenang Azzahra, Ressa Kaniadewi, Raina Saumi Grahana, dan Sagita Putri Krisdewanti. Catatan rekornas di nomor ini sebelumnya adalah 8 menit 30,00 detik yang dibuat di ASEAN University Games, Juli 2016, yang diperbaiki menjadi 8 menit 27,18 detik. "Saya bangga dan mengapresiasi kerja keras para perenang, terutama Fadlan, Azzahra, dan tim estafet 4 x 200 meter gaya bebas putri, yang berhasil memecahkan rekor nasional. Namun, perjalanan masih panjang ke SEA Games (2017). Kita masih harus terus bekerja keras untuk mencapai target yang kita inginkan," ungkap Harlin E Rahardjo, Wakil Ketua Bidang Umum Binpres dan Litbang PRSI.Di nomor 200 meter gaya dada putra, Gagarin Nathaniel Yus menempati posisi ketiga di superfinal dengan waktu 2 menit 18,04 detik. Posisi pertama ditempati perenang Singapura, Chien Yin Lionel Khoo, dengan 2 menit 15,27 detik. Adapun rekornas di nomor ini dipegang Dennis Joshua Tiwa, 2 menit 16,61 detik, yang dibuat di ASEAN University Games, Juli 2016.Triady keempatDi nomor 50 meter gaya bebas putra, Triady Fauzi Sidiq (27) harus puas di posisi keempat dengan waktu 23,36 detik. Padahal, catatan waktu terbaik Triady adalah 22,77 detik yang dibuat di ASEAN University Games, Juli 2016, sekaligus rekornas di nomor itu.Triady tertinggal dari Tzen Wei Teong (20), dari Singapura, yang menjadi pemenang dengan mencetak waktu 22,93 detik. Posisi kedua ditempati Kai Quan Yeo, juga dari Singapura, dengan waktu 23,09 detik. Peringkat tiga diraih perenang Singapura, Darren F Lim, dengan waktu 23,18 detik. (*/OKI)

Editor:
Bagikan