logo Kompas.id
NusantaraPolisi Diminta Bebaskan 30...
Iklan

Polisi Diminta Bebaskan 30 Warga yang Terlibat Unjuk Rasa Terkait Konflik Rempang

Kepolisian didesak membebaskan 30 warga yang terlibat unjuk rasa terkait konflik agraria di Pulau Rempang. Sejumlah warga yang ditahan itu merupakan tulang punggung keluarga.

Oleh
PANDU WIYOGA
· 3 menit baca
Polisi menggunakan mobil <i>water canon</i> untuk memukul mundur massa yang melempar botol dan batu ke Kantor Badan Pengusahaan Batam, Kepulauan Riau, Senin (11/9/2023).
KOMPAS/PANDU WIYOGA

Polisi menggunakan mobil water canon untuk memukul mundur massa yang melempar botol dan batu ke Kantor Badan Pengusahaan Batam, Kepulauan Riau, Senin (11/9/2023).

BATAM, KOMPAS — Tim Advokasi untuk Kemanusiaan Rempang meminta polisi menangguhkan penahanan terhadap 30 warga yang terlibat dalam unjuk rasa terkait konflik agraria di Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau. Tuntutan serupa diserukan Komisi VI DPR dalam rapat kerja dengan Kementerian Investasi dan Badan Pengusahaan Batam.

Pada 11 September 2023, sekitar 1.000 orang dari sejumlah daerah berunjuk rasa di depan Kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam. Demonstrasi yang berakhir ricuh itu mengakibatkan 21 aparat gabungan terluka. Polisi menangkap 30 pengunjuk rasa yang dituding melakukan kekerasan.

Editor:
HARIS FIRDAUS
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000