logo Kompas.id
NusantaraProses Hukum Tragedi...
Iklan

Proses Hukum Tragedi Kanjuruhan Terus Dikawal

Proses hukum Tragedi Kanjuruhan yang kini baru menjerat enam orang sebagai tersangka mesti terus dikawal.

Oleh
DEFRI WERDIONO
· 3 menit baca
Sebuah poster bergambar gadis menderita iritasi mata akibat gas air mata terpampang di depan Pintu 13 Stadion Kanjuruhan di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sebagaimana terlihat pada Minggu (23/10/2022). Pada poster tertulis Malang Kucecwara” yang lebih kurang berarti Tuhan menghancurkan yang batil.
KOMPAS/DEFRI WERDIONO

Sebuah poster bergambar gadis menderita iritasi mata akibat gas air mata terpampang di depan Pintu 13 Stadion Kanjuruhan di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sebagaimana terlihat pada Minggu (23/10/2022). Pada poster tertulis Malang Kucecwara” yang lebih kurang berarti Tuhan menghancurkan yang batil.

MALANG, KOMPAS — Proses hukum Tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 134 orang dan mencederai lebih dari 600 orang itu akan dikawal sampai tuntas. Salah satu upaya yang baru dilakukan untuk mengawal adalah pembentukan Sekretariat Bersama Arek Malang atau Sekber Arema.

Sekber Arema merupakan gabungan sejumlah elemen atau posko pendamping pihak korban yang sebelumnya bergerak secara terpisah. Semua bersepakat membentuk wadah berbadan hukum dengan maksud mengawal dan memperjuangkan keadilan atas tragedi kemanusiaan itu.

Editor:
SIWI YUNITA CAHYANINGRUM
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000