logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊBerawal dari Bau, Berakhir...
Iklan

Berawal dari Bau, Berakhir Jadi Sumber Energi Alternatif

Jantje Sumelang (65) hanyalah seorang peternak babi biasa yang tak pernah cari masalah. Namun, lebih dari lima tahun lalu, ia menjadi target utama pedasnya cibiran tetangga. Biang keroknya adalah kotoran babi.

Oleh
KRISTIAN OKA PRASETYADI
Β· 1 menit baca
Babi ternak milik Jantje Sumelang (65) di Desa Tumaluntung, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Senin (4/7/2022). Kotoran babi itu dikonversi menjadi bahan bakar untuk memasak pengganti elpiji.
KOMPAS/KRISTIAN OKA PRASETYADI

Babi ternak milik Jantje Sumelang (65) di Desa Tumaluntung, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Senin (4/7/2022). Kotoran babi itu dikonversi menjadi bahan bakar untuk memasak pengganti elpiji.

Jantje Sumelang (65) hanyalah seorang peternak babi biasa di Desa Tumaluntung, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Ia tak pernah ingin cari masalah. Namun, lebih dari lima tahun lalu, ia menjadi target utama pedasnya cibiran tetangga di Jaga 14, dusun yang menjadi lokasi peternakannya.

Keadaan itu tentu bukan tanpa alasan. Sebab, Jantje tak betul-betul tahu cara terbaik mengelola kotoran 100-an babi ternaknya. Alhasil, kala bayu berembus, semerbak aroma metana dan sulfur pun ikut terbawa, menyelinap ke celah-celah pintu dan jendela rumah tetangga lalu menyusup ke indera penciuman.

Editor:
RINI KUSTIASIH
Bagikan