logo Kompas.id
NusantaraJabar Butuh 1,8 Juta Dosis...

Jabar Butuh 1,8 Juta Dosis Vaksin PMK, Sentra Sapi Perah Diprioritaskan

Jutaan dosis vaksin ditujukan untuk 600.000-an hewan ternak sasaran. Dosis untuk tiga kali vaksinasi ini diperlukan untuk mengantisipasi laju persebaran penyakit mulut dan kuku.

Oleh
MACHRADIN WAHYUDI RITONGA
· 1 menit baca
Petugas Rumah Potong Hewan (RPH) Cikartani dari Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang menjemput sapi perah yang hendak dipotong di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (10/6/2022).
KOMPAS/MACHRADIN WAHYUDI RITONGA

Petugas Rumah Potong Hewan (RPH) Cikartani dari Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang menjemput sapi perah yang hendak dipotong di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (10/6/2022).

BANDUNG, KOMPAS — Provinsi Jawa Barat membutuhkan 1,8 juta vaksin untuk menanggulangi penyebaran penyakit mulut dan kuku bagi hewan ternak. Dengan keterbatasan jumlah dosis, vaksinasi bakal diprioritaskan pada sentra sapi perah yang sangat terdampak penyakit tersebut.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar M Arifin Soedjayana, di Bandung, Kamis (23/6/2022), menyatakan, vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) yang telah diberikan ke Jabar telah mencapai 120.000 dosis. Vaksin tersebut akan didistribusikan ke sentra sapi perah untuk menekan kerugian di kalangan peternak.

Editor:
GREGORIUS MAGNUS FINESSO
Bagikan