logo Kompas.id
NusantaraMerajut Harmoni di ”Negeri...
Iklan

Merajut Harmoni di ”Negeri 1.001 Candi”

Indonesia kaya akan warisan arkeologi berupa candi. Selain jejak sejarah, di setiap bangunan candi, terkandung nilai-nilai kemanusiaan yang terus bisa direfleksikan hingga selalu terjalin harmoni.

Oleh
NINO CITRA ANUGRAHANTO, COKORDA YUDISTIRA M PUTRA, IRMA TAMBUNAN, CORNELIUS HELMY HERLAMBANG, DEFRI WERDIONO, WILIBRORDUS MEGANDIKA WICAKSONO
· 1 menit baca
Candi Plaosan yang selama berabad-abad tidak terlepas dari budaya agraris masyarakat sekitarnya di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten (14/6/2022).
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Candi Plaosan yang selama berabad-abad tidak terlepas dari budaya agraris masyarakat sekitarnya di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten (14/6/2022).

Tarik ulur wacana kenaikan tarif naik Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, menyadarkan kembali betapa kaya bangsa ini akan warisan cagar budaya benda tersebut. Bahkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2013 memopulerkan julukan ”Negeri 1.001 Candi”.

Riwayat candi-candi di Indonesia pun menarik. Mulai dari yang diperkirakan sebagai kompleks terluas di Asia Tenggara atau mengalahkan Angkor Wat di Kamboja, hingga yang dibangun dengan kisah bermuatan nilai-nilai toleransi.

Editor:
GREGORIUS MAGNUS FINESSO
Bagikan