logo Kompas.id
NusantaraMenyematkan "Tanda Cinta" bagi...
Iklan

Menyematkan "Tanda Cinta" bagi Gajah Sumatera

Sekelompok petugas mempertaruhkan nyawa demi menyematkan "tanda cinta" kepada Gajah Sumatera berupa kalung GPS di Sumatera Selatan. Teknologi ini diharapkan menjadi tonggak awal penyelamatan gajah dari konflik.

Oleh
RHAMA PURNA JATI
· 9 menit baca
Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan dan Perkumpulan Jejaring Hutan Satwa sedang memasang GPS <i>collar </i>pada salah satu gajah sumatera liar di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (13/5/2022). Teknologi ini digunakan sebagai upaya mitigasi konflik antara warga dengan gajah.
KOMPAS/RHAMA PURNA JATI

Petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan dan Perkumpulan Jejaring Hutan Satwa sedang memasang GPS collar pada salah satu gajah sumatera liar di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (13/5/2022). Teknologi ini digunakan sebagai upaya mitigasi konflik antara warga dengan gajah.

Sekelompok petugas mempertaruhkan nyawa demi menyematkan “tanda cinta“ kepada Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) berupa kalung sistem pemosisi global (GPS) di Sumatera Selatan. Teknologi ini diharapkan menjadi tonggak awal penyelamatan gajah dari beragam risiko konflik.

Sembari memegang senapan bius bermerek capchur di tangan kanannya, Nazaruddin berjalan cepat menuju delapan ekor gajah sumatera yang tengah lahap menyantap ilalang di Kawasan Simpang Heran, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (13/5/2022). Sesekali, Nazaruddin berjalan pelan sembari menyelinap di balik rimbunnya ilalang agar keberadaannya tidak diketahui kawanan. Ketika jaraknya tinggal 10 meter dari kawanan gajah, Nazaruddin pun melepaskan sekali tembakan. Duaarr....

Editor:
CHRISTOPERUS WAHYU HARYO PRIYO
Bagikan