logo Kompas.id
NusantaraVolume Kubah Lava Merapi...

Volume Kubah Lava Merapi Berkurang, Potensi Bahaya Masih Sama

Volume kubah lava yang ada di tengah kawah Gunung Merapi berkurang sebesar 646.000 meter kubik setelah terjadinya rangkaian awan panas guguran. Meski volume kubah lava berkurang, potensi bahaya erupsi Merapi masih sama.

Oleh
HARIS FIRDAUS
· 1 menit baca
Luncuran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (11/3/2022) dini hari.
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO

Luncuran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (11/3/2022) dini hari.

YOGYAKARTA, KOMPAS — Volume kubah lava di tengah kawah Gunung Merapi berkurang sebesar 646.000 meter kubik setelah terjadinya rangkaian awan panas guguran pada Rabu (9/3/2022) dan Kamis (10/3/2022). Namun, potensi bahaya dari erupsi Gunung Merapi dinilai masih sama sehingga rekomendasi daerah bahaya juga belum berubah.

“Untuk kubah tengah teramati ada pengurangan volume sebesar 646.000 meter kubik yang runtuh menjadi awan panas guguran yang terjadi pada tanggal 9 dan 10 Maret 2022,“ kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida dalam laporan mingguan aktivitas Gunung Merapi yang dipublikasikan Jumat (11/3/2022) sore.

Editor:
CORNELIUS HELMY HERLAMBANG
Bagikan