logo Kompas.id
NusantaraMerawat Ingatan Gempa,...

Merawat Ingatan Gempa, Menumbuhkan Kesadaran Bencana

Di Sumatera Barat terdapat tujuh segmen Patahan Sumatera. Mitigasi berupa pembentukan kelompok warga siaga bencana dan penguatan standar bangunan tahan gempa menjadi keharusan.

Oleh
PANDU WIYOGA, YOLA SASTRA
· 1 menit baca
Rivaldo, siswa kelas V Masdrasah Ibtidaiyah Al Wahid mengambil tas sekolahnya yang tertinggal di sekolah di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Senin (28/2/2022).
KOMPAS/HERU SRI KUMORO

Rivaldo, siswa kelas V Masdrasah Ibtidaiyah Al Wahid mengambil tas sekolahnya yang tertinggal di sekolah di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Senin (28/2/2022).

Tas punggung siswa masih tergantung di kursi, buku tulis terbuka, dan pensil tergeletak di atas meja. Semua membeku dibalut debu dan puing bangunan Madrasah Islam Swasta (MIS) Al-Wahid, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Rivaldo (11) dan 182 siswa lain di madrasah setingkat sekolah dasar itu berada di dalam kelas ketika gempa pertama bermagnitudo (M) 5,2 mengguncang Pasaman Barat dan sekitarnya pada 25 Februari 2022. Semua siswa dan guru menghambur ke halaman untuk menyelamatkan diri.

Editor:
NELI TRIANA
Bagikan