logo Kompas.id
NusantaraSantriwati di Magelang...

Santriwati di Magelang Diperkosa Bergiliran, Salah Satu Pelaku Teman Dekat

Seorang santri wanita diperkosa tiga pelaku secara bergiliran di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Salah seorang pelaku adalah teman dekat korban dan pelaku lain, temannya yang masih di bawah umur.

Oleh
REGINA RUKMORINI
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/n8dupCgqyK5XzfgH10ex9eSbltM=/1024x743/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F02%2Fkompas_tark_11150036_89_0.jpeg
Kompas

Sutradara Nia Dinata (kanan) ikut berunjuk rasa bersama rekan dan sejumlah aktivis perempuan lainnya di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (18/9/2011) sore. Mereka memprotes pernyataan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo soal rok mini terkait kasus pemerkosaan perempuan di kendaraan angkot (angkutan kota).

MAGELANG, KOMPAS — ADP (19), seorang santriwati dari sebuah pondok pesantren di Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, diperkosa oleh tiga pelaku, PA (21), NI (25), dan N (15) di Desa Wonoroto, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Aksi bejat ini dilakukan tiga pelaku secara bergiliran selama tiga hari, mulai Minggu (2/1/2022) hingga Rabu (5/1/2022). Ketiganya sudah ditangkap aparat polisi.

”Selama tiga hari tersebut, pemerkosaan terjadi saat pelaku dan korban sama-sama berada dalam kondisi mabuk,” ujar Kepala Kepolisian Resor (Polres) Magelang Ajun Komisaris Besar Sajarod Zakun, Jumat (14/1/2022).

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan