logo Kompas.id
NusantaraDanau Toba Jangan Hanya...
Iklan

Danau Toba Jangan Hanya Andalkan Keindahan Alam dan Pembangunan Infrastruktur

Membangun pariwisata Danau Toba tidak cukup mengandalkan keindahan alam dan infrastruktur. Direktorat Jenderal Kebudayaan menghidupkan kembali ekosistem kebudayaan di Danau Toba. Kebudayaan pun menggeliat lagi.

Oleh
NIKSON SINAGA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/qYfWoyXvQLhigsCyyTAnvyyRbjY=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F12%2F20211221220747_IMG_9514_1640154435.jpg
KOMPAS/NIKSON SINAGA

Direktorat Jenderal Kebudayaan menggelar Malam Apresiasi Seni Budaya di Medan, Sumatera Utara, Selasa (21/12/2021) malam. Acara itu merupakan penutupan program mendukung pariwisata Danau Toba.

MEDAN, KOMPAS — Membangun pariwisata Danau Toba tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam dan pembangunan infrastruktur. Selain itu, ragam promosi dan pengembangannya jangan hanya berhenti sebagai program pemerintah, tetapi mampu hidup di tengah masyarakat.

”Aktivitas kebudayaan semakin hidup di tengah masyarakat kawasan Danau Toba, seperti desa adat, sanggar seni, seniman tenun ulos, budayawan, hingga kiprah perajinnya,” kata Direktur Pelindungan Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Irini Dewi Wanti dalam acara Malam Apresiasi Seni Budaya di Medan, Sumut, Selasa (21/12/2021) malam.

Editor:
Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan