logo Kompas.id
NusantaraAncaman Sanksi bagi ASN...

Ancaman Sanksi bagi ASN Surakarta yang Bepergian Saat Natal-Tahun Baru

Pemkot Surakarta melarang aparaturnya berpergian saat masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. ASN yang nekat melancong bakal dikenai sanksi disiplin. Mobilitas ASN juga dipantau melalui Peduli Lindungi.

Oleh
NINO CITRA ANUGRAHANTO
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/RzPTgr6T3n4DLc0O2njy8kW6a5A=/1024x579/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F07%2F159c4a98-2bbc-44cf-891b-0fbe30832c96_jpg.jpg
KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO

Petugas menata bahan-bahan pokok di Hypermart, di Solo Grand Mall, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (3/7/2021). Aktivitas perbelanjaan bahan pokok masih diperbolehkan selama masa PPKM darurat. Dengan adanya pembatasan, suasana mal terpantau lengang.

SURAKARTA, KOMPAS — Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, melarang aparaturnya bepergian saat masa libur Natal dan Tahun Baru 2022. Aparatur sipil negara yang nekat melancong bakal dikenai sanksi. Mobilitas pegawai juga akan dipantau melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Larangan bepergian bagi ASN tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Peraturan itu berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022. Bentuk larangannya mulai dari bepergian ke luar daerah atau mudik serta cuti.

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan