logo Kompas.id
NusantaraBanjir di Kalimantan Tengah Seret Korban Jiwa

Banjir di Kalimantan Tengah Seret Korban Jiwa

Banjir Kalteng mulai menelan korban. Dua orang yang merupakan pasangan suami istri meninggal karena tak bisa keluar mobil saat melintas di jalan yang direndam banjir. Meski perlahan surut, banjir masih berbahaya.

Oleh DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
· 1 menit baca

PALANGKARAYA, KOMPAS — Banjir di Kalimantan Tengah merenggut nyawa pasangan suami istri di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Keduanya meninggal terseret arus ke sungai saat menerobos banjir di jalan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalteng Komisaris Besar Eko Saputro menjelaskan, kedua pasangan tersebut bernama Warnisi (51) yang juga Kepala Bidang Pengelolaan, Layanan, dan Pelestarian Bahan Pustaka Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Selatan, bersama istrinya, Norjannah (47).

Eko menjelaskan, keduanya meninggal setelah mencoba menerobos banjir di jalan hauling perusahaan tambang batu bara tepatnya di Jalan Trans-Kalimantan antara Ampah dan Muara Teweh menuju Desa Tabak Kanilan. Jalan tersebut digenangi air sepanjang 100 meter dengan ketinggian air mencapai satu meter. Lokasi itu berjarak lebih kurang 258 kilometer dari Palangkaraya, ibu kota Provinsi Kalteng.

Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..