logo Kompas.id
NusantaraBergantung pada TPA Sarimukti,...
Iklan

Bergantung pada TPA Sarimukti, Bandung Rawan Tumpukan Sampah

Pengurangan jam operasional TPA Sarimukti berdampak pada penumpukan sampah di Kota Bandung. Adanya sistem pengelolaan sampah dari sumbernya dibutuhkan agar pengelolaan sampah Bandung tidak terlalu bergantung pada TPA.

Oleh
MACHRADIN WAHYUDI RITONGA
· 3 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/5ZGx3q7cK1vzRt-c6JkSfSlVPmw=/1024x669/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F02%2F20200219TAM-01_1582118110.jpg
KOMPAS/YUNI IKAWATI

Seorang anak bermain di gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (19/2/2020). TPA itu kelebihan kapasitas hingga 800 ton sampah per hari.

BANDUNG, KOMPAS — Pengelolaan yang belum ideal rawan memicu penumpukan sampah di Kota Bandung. Ibu kota Jawa Barat ini masih saja bergantung pada keberadaan tempat pembuangan akhir ketimbang membudayakan pemilahan sampah dari sumbernya.

Hal itu terungkap dalam diskusi bertema ”Pengelolaan Sampah Metropolitan Bandung”, Sabtu (13/11/2021). Acara ini menyoroti ragam permasalahan sampah yang terus mendera Kota Bandung.

Editor:
Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000