logo Kompas.id
β€Ί
Nusantaraβ€ΊBanjir Datang, Ladang Tak...
Iklan

Banjir Datang, Ladang Tak Ditanami

Banjir tak hanya merendam pemukiman warga Kalimantan Tengah, tetapi juga menerjang ladang padi. Kini, warga tak hanya khawatir air merendam rumah, tetapi juga beras yang kian menipis.

Oleh
DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/4FWafngDYqXrVkhWLdzP85jt-xo=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F11%2F4715ab40-1c3f-45a6-a25a-392fd84f1dd2_jpg.jpg
KOMPAS/DIONISIUS REYNALDO TRIWIBOWO

Pemukiman pinggir Sungai Katingan, Kalimantan Tengah rentan direndam banjir saat intensitas hujan tinggi, pada Kamis (5/11/2021). Ketinggian air terus meningkat meski belum seluruh permukiman terendam banjir.

Banjir menjadi pukulan berat bagi sebagian warga Katingan di tengah keterbatasan akses dan ketersediaan sumber daya yang mereka miliki. Bahkan, untuk menanam padi agar bertahan hidup pun tak bisa dilakukan.

Sunarti (41), warga Kuluk Bali, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, menemani anaknya belajar membaca, Kamis (4/11/2021). Meski penuh senyum, ia tak bisa menutupi kekhawatiran menipisnya beras ladang. Tahun ini banjir merusak ladang yang jadi tumpuan hidupnya.

Editor:
wahyuharyo
Bagikan