logo Kompas.id
NusantaraPermohonan Maaf Pendana Teror ...
Iklan

Permohonan Maaf Pendana Teror Bom Surakarta, Percik Damai demi Ibu Pertiwi

Munir Kartono (38) memohon maaf kepada korban aksi teror yang didanainya sembilan tahun silam. Hal ini menjadi caranya melepaskan diri dari belenggu penyesalan sekaligus memperbaiki diri demi kedamaian Pertiwi.

Oleh
NINO CITRA ANUGRAHANTO
· 4 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/tosAp3x-DoX3ehhH6ihDcqPSSrU=/1024x576/filters:watermark(https://cdn-content.kompas.id/umum/kompas_main_logo.png,-16p,-13p,0)/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F11%2F4e8e00d4-de27-43f9-a804-7ceaafe15391_jpg.jpg
KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO

Munir Kartono (kanan) berpelukan dengan korban bom Polres Kota Surakarta 2016, Ipda Bambang Adi Cahyanto, di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (4/11/2021). Dalam kesempatan itu, Munir menyampaikan permintaan maafnya kepada Bambang. Munir merupakan pendana dalam aksi terorisme tersebut. Ia keluar dari penjara tahun 2020.

Permohonan maaf tak mudah diucapkan, terlebih jika kesalahannya setingkat aksi teror bom yang menjatuhkan korban. Namun, bagi Munir Kartono (38), memohon maaf menjadi caranya melepaskan diri dari beban berat penyesalan, sekaligus memperbaiki diri demi kedamaian Ibu Pertiwi.

Munir tak kuasa membendung tangis begitu bertemu dengan sosok yang terluka akibat aksi teror yang ikut digagasnya sembilan tahun lalu. Tangannya tak henti-henti mengusap air mata. Munir juga enggan ditanya seusai acara karena hatinya masih terasa sesak.

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan
Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000