logo Kompas.id
NusantaraLibatkan Ahli Forensik Netral untuk Tangani Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Libatkan Ahli Forensik Netral untuk Tangani Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Kepolisian perlu segera mengambil langkah yang tepat untuk menjawab desakan masyarakat agar membuka kembali kasus dugaan kekerasan seksual kepada tiga orang anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Oleh Norbertus Arya Dwiangga Martiar
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/YOLA SASTRA

Aktivis perempuan yang tergabung dalam Jaringan Peduli Perempuan menggelar aksi diam dalam peringatan Hari Perempuan Internasional di jalan depan kantor DPRD Sumatera Barat, Padang, Sumbar, Senin (8/3/2021). Melalu tulisan di kertas karton mereka menuntut pemerintah dan DPR untuk segera mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual karena angka kekerasan seksual masih relatif tinggi, termasuk di Sumbar.

JAKARTA, KOMPAS — Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK mendorong agar kepolisian segera mengambil langkah yang tepat untuk mengakhiri polemik penghentian kasus dugaan kekerasan seksual terhadap tiga anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Salah satu yang diusulkan LPSK adalah pemeriksaan forensik oleh ahli yang independen atau netral.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu, Rabu (13/10/2021). Edwin mengatakan, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis, kepolisian perlu segera mengambil langkah yang tepat untuk menjawab desakan masyarakat untuk membuka kembali kasus tersebut.

Editor: Anita Yossihara
Bagikan
Memuat data..