logo Kompas.id
NusantaraKebakaran Tambang Minyak di Musi Banyuasin Masih Sulit Dipadamkan

Kebakaran Tambang Minyak di Musi Banyuasin Masih Sulit Dipadamkan

Walau Polda Sumsel sudah menutup 1.000 sumur minyak ilegal, aktivitas tambang tidak kunjung berhenti. Hasil tambang yang menggiurkan membuat petambang tak jera. Keuntungan per sumur bisa mencapai Rp 100 juta per bulan.

Oleh
RHAMA PURNA JATI
· 1 menit baca
Memuat data...
ADIP UNTUK KOMPAS

Ledakan tambang minyak ilegal di Desa Keban, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (12/10/2021). Dalam satu bulan terakhir sudah terjadi tiga ledakan di kawasan tersebut.

PALEMBANG, KOMPAS — Kebakaran tambang minyak yang terjadi di Desa Keban, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan masih membara. Petugas dibantu warga masih kesulitan memadamkan api. Sementara jajaran Polda Sumsel memburu pemodal termasuk mencari pemilik lahan.

Penjabat Kepala Desa Keban, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin  Alen menuturkan, hingga Selasa (12/10/2021) siang, kebakaran masih berkobar di tiga titik sumur minyak ilegal. Masyarakat kesulitan memadamkannya karena kondisi api yang sangat besar. ”Kemungkinan masih ada kandungan minyak di sana,” ucap Alen.

Editor:
aufrida wismi
Bagikan