logo Kompas.id
NusantaraJadikan Pandemi Covid-19 Momentum Dekatkan Akses Layanan Kesehatan Jiwa

Jadikan Pandemi Covid-19 Momentum Dekatkan Akses Layanan Kesehatan Jiwa

Aksesibilitas layanan kesehatan jiwa perlu didorong supaya lebih merata. Pandemi Covid-19 yang berpotensi memicu fenomena depresi di kalangan warga diharapkan jadi momentum mendekatkan layanan kesehatan jiwa.

Oleh Nino Citra Anugrahanto
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas

Aktivitas keseharian orang dengan gangguan jiwa yang dirawat di Panti Sosial Rehabilitasi Kejiwaan Yayasan Jamrud Biru di Kampung Babakan RT 003 RW 004, Kelurahan Mustika Sari, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/10/2016).

SURAKARTA, KOMPAS — Aksesibilitas layanan kesehatan jiwa perlu didorong supaya lebih merata. Aksesibilitas layanan kesehatan jiwa penting diketahui publik dari berbagai lapisan mengingat ada potensi peningkatan warga yang mengalami depresi akibat pandemi Covid-19.

Menurut hasil survei dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, pada 2020, sebanyak 63 persen responden mengalami cemas dan 66 persen responden mengalami depresi akibat pandemi Covid-19. Ditemukan pula 80 persen responden memiliki gejala stres pascatrauma psikologis setelah mengalami kejadian tak mengenakkan akibat Covid-19.

Editor: Gregorius Magnus Finesso
Bagikan