logo Kompas.id
NusantaraLapak Pasar Johar Semarang Setelah Penataan Kian Sempit, Pedagang Pasrah

Lapak Pasar Johar Semarang Setelah Penataan Kian Sempit, Pedagang Pasrah

Pasar Johar Semarang terbakar pada 9 Mei 2015 dan berdampak terhadap lebih dari 5.000 pedagang. Kini, tiga dari enam blok di Kawasan Pasar Johar telah tuntas direhabilitasi dan dibangun. Pedagang segera menempati.

Oleh ADITYA PUTRA PERDANA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Pekerja berada di antara pilar cendawan yang menjadi ciri khas bangunan di Pasar Johar, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (17/9/2021). Selesainya proses pembangunan dan revitalisasi Pasar Johar pascakebakaran tujuh tahun lalu mulai siap digunakan kembali. Pedagang secara bertahap akan menempati lapak mereka.

SEMARANG, KOMPAS — Tiga dari enam blok di kawasan Pasar Johar Semarang selesai direhabilitasi dan dibangun sehingga siap ditempati pedagang. Setelah penataan, daya tampung pasar pun menjadi kian terbatas. Terlebih, dua bangunan di sana merupakan cagar budaya. Dampaknya, para pedagang pun mesti menyesuaikan.

Pengundian lokasi lapak, mulai dari los, kios, hingga dasaran terbuka bagi 3.802 pedagang, yang dilakukan secara daring selesai pada Jumat (24/9/2021). Mereka akan menempati enam blok secara bertahap. Pada tahap awal, Pasar Johar Utara, Tengah (keduanya cagar budaya), dan Pasar Kanjengan yang akan ditempati.

Editor: Gregorius Magnus Finesso
Bagikan
Memuat data..