logo Kompas.id
NusantaraTantri, Perempuan, dan Keberanian

Tantri, Perempuan, dan Keberanian

Dalam statistika, perempuan Indonesia makin berdaya dari masa ke masa. Tak sedikit di antaranya menjadi pemimpin bangsa. Semanis itukah realitanya?

Oleh DAHLIA IRAWATI
· 1 menit baca

Operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan belasan orang lainnya, beberapa waktu lalu, meninggalkan satu kesan tersendiri. Tantri terjerat hukum saat ia mulai ”terlihat” lebih baik.

Baik memang relatif. Namun, bagi penulis, yang mulai bertemu dengan Puput Tantriana Sari pada 2011-2012 (meski sesekali), setidaknya tampak jelas beda antara Tantri dahulu dan sekarang.

Dahulu, Tantri cenderung malu-malu dan nyaris tidak bisa diwawancara langsung. Bahkan, saat awal menjadi bupati, penulis beberapa kali mengalami bahwa tidak bisa door stop langsung mewawancara perempuan bupati tersebut. Pertanyaan harus disampaikan dahulu kepada humas/asisten/ajudan untuk dikomunikasikan terlebih dahulu dengan ibu bupati. Baru, jika sudah siap, wawancara bisa dilakukan.

Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..