logo Kompas.id
NusantaraKeterlibatan Milenial dalam Sektor Pertanian Sangat Krusial

Keterlibatan Milenial dalam Sektor Pertanian Sangat Krusial

Keterlibatan kaum milenial dalam pengembangan sektor pertanian di Indonesia masih belum optimal. Padahal, sektor ini berkontribusi besar dalam memperkuat perekonomian daerah bahkan nasional.

Oleh
RHAMA PURNA JATI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RHAMA PURNA JATI

Seorang petani sedang memanen padi di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (13/10/2020). Potensi produksi beras di Sumsel diprediksi meningkat hingga akhir 2020. Hal ini karena adanya ekstensifikasi lahan pertanian dengan memafaatkan lahan rawa lebak.

PALEMBANG, KOMPAS — Keterlibatan kaum milenial dalam pengembangan sektor pertanian di Indonesia masih belum optimal. Padahal, sektor ini berkontribusi besar dalam memperkuat perekonomian daerah bahkan nasional. Kurangnya sosialisasi dan belum munculnya sosok panutan (role model) di bidang pertanian menjadi alasan mengapa fenomena tersebut masih terjadi.

Hal ini mengemuka dalam dialog yang digelar Bank Indonesia Sumatera Selatan bekerja sama dengan salah satu platform bisnis dan UMKM berbasis Pertanian di Sumatera Selatan, Kulaku, Kamis (9/9/2021). CEO Kulaku Indonesia Mustopa Patapa mengatakan, keterlibatan kaum milenial dalam sektor pertanian di Indonesia masih sangat kecil. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pada tahun 2019, dari total petani di Indonesia yang berjumlah sekitar 33,4 juta orang, 91 persen di antaranya merupakan petani yang berusia di atas 40 tahun.

Editor:
Siwi Yunita
Bagikan