logo Kompas.id
NusantaraWisata Olahraga Masih Bisa...

Wisata Olahraga Masih Bisa Terus Berkembang di Tengah Pandemi

Meskipun pandemi Covid-19 belum usai, aktivitas ”sport tourism” atau wisata olahraga dinilai tetap berpotensi untuk berkembang. Namun, penyelenggaraan kegiatan wisata olahraga harus menyesuaikan dengan situasi pandemi.

Oleh
HARIS FIRDAUS
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/euqhZ6s9UiEjN7gkTS_U29CBg_k=/1024x684/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F05%2F20210529WEN4_1622260596.jpg
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA

Peserta acara Spedia yang diselenggarakan Bank Jateng, harian ”Kompas”, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melintasi persawahan dengan latar belakang pegunungan Menoreh di Desa Ngargogondo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (29/5/2021). Acara yang merupakan rangkaian dari penyelenggaraan lomba lari Borobudur Marathon itu menjadi ajang promosi wisata dan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Borobudur.

MAGELANG, KOMPAS — Meski pandemi Covid-19 belum usai, aktivitas wisata olahraga atau sport tourism dinilai bisa terus berkembang. Namun, sejumlah penyesuaian harus dilakukan, seperti membatasi jumlah peserta. Model campuran dengan melibatkan sebagian kecil peserta hadir di lokasi dan sebagian besar mengikutinya secara virtual bisa jadi pilihan.

Sport tourism pasti masih punya peluang, tetapi harus dengan kreasi atau penyesuaian,” kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah Sinoeng Noegroho Rachmadi di sela-sela acara Spedia dan Pawone Sinau, Sabtu (29/5/2021), di Balai Ekonomi Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng.

Editor:
Cornelius Helmy Herlambang
Bagikan